Sombong ? bukan sifat seorang muslim namanya .. memang sulit menghilangkan sifat ini, bahkan menyadarinya pun sangat tidak mudah. Semoga kita terhindar dari sifat syaitan yang satu ini .. Aamiin ..
Dari Abdullah bin Mas’ud dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda,
“Tidak
akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji
dzurrah berupa kesombongan.” Seorang sahabat bertanya, (wahai Rasulullah
SAW) bagaimana jika seseorang menginginkan pakaiannya bagus dan alas
kakinya bagus?. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah itu indah
dan menyukai keindahan. Adapun kesombongan adalah menentang kebenaran
dan merendahkan manusia. (HR. Muslim)
Terdapat beberapa hikmah yang dapat dipetik dari hadits ini. Diantara hikmah-hikmah tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kesombongan merupakan sikap yang tidak terpuji,
yang berakibat pada diharamkannya seseorang dari surga Allah SWT.
Karena kesombongan akan membawa dampak negatif baik bagi diri pribadi
seseorang yang sombong tersebut, terlebih-lebih bagi orang lain. Karena
dari kesombongan ini akan melahirkan rasa sakit hati, tidak suka dan
penghindaran orang lain terhadapnya serta dampak-dampak negatif lainnya.
2. Hakekat kesombongan adalah seseorang yang tidak mau menerima kebenaran (baca ; al-haq) dan senantiasa merendahkan orang lain.
Artinya manakala kebenaran itu telah Allah tampakkan dengan jelas
didepan matanya, namun ternyata ia tetap mengingkarinya dan senantiasa
bergelut dengan kebathilannya tersebut. Selain itu, masuk juga dalam
kategori kesombongan adalah seseorang yang senantiasa merendahkan orang
lain, dan merasa bahwa dirinya lebih baik dari orang lain.
3. Memiliki pakaian yang bagus dan alas kaki yang bagus bukanlah merupakan suatu kesombongan.
Rasulullah SAW dengan jelas mengatakan dalam hadits di atas bahwa Allah
itu Maha Indah dan sangat menyukai keindahan. Jadi kesombongan bukan
terletak pada pakaian atau alas kaki seseorang, namun kesombongan muncul
dari hati, yang tercerminkan secara dzahir berupa penentangan terhadap
Al-Haq dan sikap merendahkan orang lain yang berarti dia merasa bahwa
dirinya lebih baik dari orang lain.
4. Hakekat ini juga memberikan arti bagi kita bahwa seseorang diperbolehkan memiliki kekayaan yang lebih,
yang salah satu bentuknya adalah memiliki pakaian dan alas kaki yang
indah yang dikenakannya. Sifat seperti ini tidak termasuk dalam
kesombongan selagi ia tidak mengingkari kebenaran dan merendahkan orang
lain. Namun sebaliknya jika seseorang yang bahkan tidak memiliki pakaian
dan alas kaki yang bagus, namun ia mengingkari kebenaran dan senantiasa
merendahkan orang lain, maka ini merupakan bentuk kesombongan.
5.Kesombongan tidak ada artinya sama sekali bagi manusia.
Karena di dunia dirinya akan dibenci orang, sementara di akhirat ia
akan dimasukkan ke dalam api neraka, na’udzu billah min dzalik :
عَنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ
يُزَكِّيهِمْ قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَهُمْ
عَذَابٌ أَلِيمٌ شَيْخٌ زَانٍ وَمَلِكٌ كَذَّابٌ وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ -
رواه مسلم
Sumber : http://rikzamaulan.blogspot.com/2009/01/berusaha-menghindari-sifat-sombong.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar